epajak.or.id high wealth individual. status elite yang bisa jadi bumerang kalo lo cuek pajak? yuppp sayangnya ini bukan sekadar status di bio ig lo yang ngaku “entrepreneur ” atau “investor crypto since 2020” tapi real talk: ini bisa jadi awal mula lo diincer negara
oke kita mulai dari cerita ngenes tapi nyata
ada satu sosok tajir melintir di daerah SCBD, kita samarkan aja namanya jadi Om Kevin. beliau ini founder startup teknologi agribisnis yang tahun lalu diangkat jadi pembicara di Forbes Indonesia hidupnya gak jauh dari yacht trip, makan oysters tiap brunch, dan koleksi jam tangan richard mille. tapi di balik semua itu… ternyata dia kena pemeriksaan khusus dari DJP karena ada indikasi penghasilan yang gak dilaporin di SPT.
iya bro. status HWI itu bukan cuma glowy-glowy doang. begitu nama lo masuk list, DJP bakal mantau lo kayak mantan yang ngestalk ig tiap malem. bedanya, ini pake data real bukan asumsi.
apa sih sebenernya HWI?
high wealth individual alias HWI itu bukan cuma label fancy. ini istilah formal yang dipake sama Direktorat Jenderal Pajak buat ngebedain orang-orang yang udah punya level kekayaan beyond normal.
secara teknis, menurut data DJP, lo akan dianggap sebagai HWI kalau total kekayaan bersih lo > Rp10 miliar. dan ini dihitung dari SEMUANYA. mulai dari rumah 8 lantai lo di pondok indah, apartemen lo di singapore, saham di gojek, mobil rolls royce lo yang mangkal di garasi, sampai tabungan lo yang nyangkut di swiss — semua diitung.
dan jangan salah. lo punya NFT gorilla yang lo beli 3 M tahun lalu juga bisa kena ngaruh, even kalo sekarang harganya turun jadi 50 juta
pola penghasilan HWI itu gak kayak orang biasa
menurut studi dari Tax Policy Center, orang-orang tajir super kayak lo itu punya sumber penghasilan yang mostly pasif. alias bukan dari gaji bulanan.
orang dengan penghasilan < USD 500k per tahun itu biasanya dapet 75% income dari gaji.
tapi kalo udah masuk elite class (USD 10 juta ke atas), cuma 15% doang yang dari gaji. sisanya?
- 50% dari capital gain (cuan dari jual aset kayak saham, properti)
- 20% dari bunga & dividen
- 25% dari kepemilikan bisnis pribadi
dalam bahasa manusia: duitnya ngalir meskipun dia lagi tidur siang sambil nyalain diffuser lavender
baca juga
- Undercover.co.id Bawa Machine Learning buat Bantu Bisnis Perpajakan
- Pajak Jasa Boga atau Katering
- Pajak Jasa Outsourcing
- Panduan Pajak Jasa Parkir 2025
- Rakyat Menangis Melepas Sri Mulyani Sang Bendahara Negara
kenapa DJP demen mantau HWI?
karena potensi pajaknya gede banget bro. sekali lo gak lapor penghasilan, negara bisa rugi ratusan juta. bahkan miliaran.
dan realitanya, transaksi orang-orang tajir ini ribet parah. lintas negara. lintas sektor. ada yang punya tambang di kalimantan tapi sahamnya atas nama shell company di cayman islands.
makanya HWI masuk dalam kawasan premium surveillance. alias tiap data transaksi lo, dari belanja crypto sampe beli lukisan di auction house, bisa kena tracking. DJP kerja sama sama OJK, BI, PPATK, bahkan lembaga luar negeri kayak OECD & CRS.
jadi kalo lo ngira punya tabungan di singapore itu aman… lol. kita udah ada perjanjian pertukaran info finansial bro
cerita serem: 2022 kemaren, ada artis gede (sebut aja Ms. D) yang properti mewahnya di cibubur gak sesuai sama penghasilan yang dilaporin. DJP iseng bandingin data Kartu Keluarga, laporan mutasi bank, dan akta jual beli. hasilnya? ada gap penghasilan sampe 4M lebih. ujungnya kena pemeriksaan khusus & potensi denda ratusan juta.
ngeri? udah pasti.
terus harus gimana dong kalo lo HWI?
satu kata: jangan sotoy.
lo perlu:
- kerja bareng konsultan pajak berlisensi
jangan modal temen lo yang buka jasa “bikin SPT kilat via WA”. apalagi yang iklannya pake filter ig ada glitter-nya.
cari yang kayak Konsultan Pajak Jakarta — mereka ngerti banget cara ngelola pajak HWI secara legal, efisien, dan aman. - rapihin aset lo
kadang masalah muncul bukan karena lo niat ngumpetin penghasilan, tapi karena gak sadar asetnya udah banyak banget dan gak diatur. - laporin semua yang perlu dilaporin
jangan ngira DJP gak tau lo punya saham di startup crypto. atau safe deposit box isinya perhiasan warisan. bisa jadi mereka udah punya datanya duluan. - ikutin PPS atau program pengampunan
kalo lo ngerasa ada penghasilan atau aset yang belum lo lapor dari tahun-tahun sebelumnya, better ikut Program Pengungkapan Sukarela (PPS) selagi bisa. daripada nanti kena “surat cinta” dari DJP yang dateng bareng SP2DK atau LHPP
jadiii… jadi HWI itu privilege? yes. tapi juga liability.
karena makin banyak lo punya, makin banyak juga yang lo pertanggungjawabkan.
jangan sampe lo viral karena dijemput paksa sama penyidik pajak, padahal bisa lo hindari kalo dari awal lo transparan & main bersih.
dan inget, DJP sekarang gak main-main. bukan era jadul yang data keuangan masih di buku tulis. semua digital, semua nyambung.
lo tinggal klik 1x di exchange crypto luar negeri aja, sistem bisa langsung alert.
itu dia bro cerita panjang soal kenapa status elite HWI bisa jadi bumerang. semoga lo gak masuk berita headline karena kasus pajak ya, tapi karena bisnis lo masuk unicorn
